DUNIA MILITER TERKINI

Berita Militer Terkini dan Alutsista Militer Indonesia

TNI Habiskan Rp20 M untuk Peringatan HUT ke-69

Thursday, September 18
JAKARTA - TNI akan menggelar perayaan HUT ke-69 secara besar-besaran di Dermaga Ujung Surabaya pada 7 Oktober mendatang. Tidak tanggung-tanggung, biaya operasional yang dikeluarkan mencapai angka Rp20 miliar.

"Biaya operasional Rp20 miliar. Anggaran pasti dari negara," kata Kapuspen TNI Mayjen Fuad Basya di Pusat Penerangan Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (17/9/2014).

 

Menurut Fuad, biaya tersebut belum mencakup alutsista yang akan digunakan TNI, baik AU, AD, maupun AL saat demonstrasi. Fuad memaparkan salah satu bentuk demonstrasi yang dimaksud.

Kata dia, akan ada salah satu peluru dari alutsista yang sekali ditembakkan membutuhkan biaya operasional yang cukup mahal. Menurutnya, itu tidak termasuk biaya operasional yang telah ia sebutkan sebelumnya.

"Ini kado untuk Presiden SBY. Kita melepas beliau sehingga beliau ada kepuasan selama 10 tahun memimpin. Sekaligus menepis anggapan (bahwa) TNI lemah," kata Fuad.

Dalam peringatan HUT TNI ini, tambah Fuad, masyarakat umum dapat menyaksikan demonstrasi selama tidak mengganggu protokoler. "Kami juga melibatkan masyarakat. Bahkan salah satu peserta upacara peringatan HUT TNI ini adalah dari pramuka," kata Fuad.
Read more ...

TNI Bangga Memiliki Prajurit Serba Bisa

Thursday, September 18

JAKARTA - TNI telah mengirimkan ribuan personel pengemban misi perdamaian PBB yang diterjunkan di wilayah konflik. Hal itu merupakan komitmen dalam rangka turut serta menjaga perdamaian dan ketertiban dunia.

Kapuspen TNI Mayjen TNI M Fuad Basya mengatakan, TNI dalam pasukan perdamaian PBB terbukti mampu mengemban berbagai macam tugas. Berbeda dengan tentara dari negara lain yang memiliki tugas spesifik.


 

"Sekarang udah banyak ya kita. Ada di Libanon, Sudan, Kongo, Haiti, semua daerah-daerah yang diminta PBB kita ada. Kita sudah ada 2.000 pasukan di negara luar," kata Fuad di Pusat Penerangan Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (17/9/2014).

Fuad memaparkan, bila tentara negara lain melakukan tugas berdasarkan spesialisasi, justru tentara Indonesia melakukan banyak fungsi.

"Itu perbedaan kita dengan negara lain. Mereka kalau tugasnya observer ya hanya observer saja, peace keeping ya hanya peace keeping saja. Kalau kita tidak, disamping kita peace keeping kita membina warga setempat. Ada yang mengajar, ada yang mengajar olahraga dan lain-lain," kata Fuad.

Tentara Indonesia yang multifungsi itu, kata Fuad, merupakan pengejawantahan dari semangat tentara profesional dan tentara rakyat. Kemampuan yang beragam itu, lanjut dia, selama ini telah mendapatkan banyak apresiasi.

"Di mana pun TNI ada, kita selalu mendapat apresiasi. Karena kita tentara pejuang profesional," kata Fuad.
Read more ...

Tank Leopard hingga F-16 ditampilkan saat HUT TNI di Surabaya

Thursday, September 18
Merdeka.com - Perayaan HUT TNI ke 69 akan diselenggarakan pada 7 Oktober 2014 mendatang di Surabaya, Jawa Timur. Sejumlah alutsista dari TNI AU, AD, dan AL akan diturunkan untuk melakukan demonstrasi. Dalam acara tersebut, TNI mengambil tema 'Patriot sejati, profesional dan dicintai rakyat'.

Kapuspen TNI Mayjen Fuad Basya mengatakan, berbagai alutsista akan dipamerkan dalam perayaan HUT TNI nanti. Mulai dari pesawat tempur F-16, tank Leopard, panser Anoa dan lain-lain. TNI total akan menerjunkan 205 pesawat dalam acara ini, 139 di antaranya milik TNI AU.



"Ada kegiatan terjun statik di laut oleh AL. Pembebasan sandera di laut, bela diri militer di atas tank. Mereka nanti berkelahi di laut. (Demonstrasi) akan ditutup oleh Jupiter Acrobat Team," kata Fuad, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (17/9).

Fuad melanjutkan, dalam perayaan HUT TNI ini, Panglima TNI Jendral Moeldoko menginginkan agar semua angkatan menerjunkan seluruh alutsistanya. Meski demikian, menurutnya HUT TNI nanti tidak akan mempengaruhi stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat Surabaya nantinya.

"Di sana ada Lapangan Udara Juanda, Lanud Iswahyudi dan semua bisa terfokus di Surabaya. Kami berjanji tidak akan mengganggu kenyamanan masyarakat," jelasnya.

Fuad mengatakan, seharusnya perayaan HUT TNI dilakukan pada tanggal 5 Oktober, namun karena bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha maka diundur jadi tanggal 7 Oktober.

"Seharusnya memang tanggal 5 oktober, tapi karena berbarengan dengan lebaran haji maka diundur," ucapnya.

Menurut Fuad, saat acara perayaan nanti Presiden terpilih Joko Widodo juga akan hadir. Harapan TNI adalah Presiden SBY akan meminta Jokowi untuk melanjutkan apa yang telah dicapainya ketika melihat demonstrasi yang dilakukan TNI.

"Nanti Presiden terpilih Jokowi juga hadir mungkin (SBY) akan bisik-bisik 'sudah sampai sini silakan lanjutan'. Kita melaporkan ini lho yang sudah kita lakukan, bentuk pertanggungjawaban kita. Sekaligus menepis anggapan (bahwa) TNI lemah," tandasnya.
Read more ...

PT PAL Kembali Serahkan Kapal Perang Halasan ke TNI AL

Thursday, September 18
suarasurabaya.net - Setelah menyerahkan dua kapal perang jenis kapal rudal cepat (KCR), PT PAL kembali menyerahkan kapal perang dengan jenis yang sama kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL), yakni KRI Halasan 630, Rabu (17/9/2014).

Penyerahan dan peresmian KRI Halasan 630 tersebut , dihadiri langsung oleh Purnomo Yusgiantoro Menteri Pertahanan di dermaga PT PAL Indonesia, Surabaya.

Kapal rucal cepat KRI Halasan 630. Foto: Wakhid suarasurabaya.net


Nama kapal perang tersebut, diambil dari nama senjata tradisional berupa pedang, milik masyarakat Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Pengambilan nama tersebut, diharapkan para prajurit TNI AL yang menahkodai, bisa menjaga kedaulatan negara kesatuan republik Indonesia (NKRI), dari Sabang sampai Merauke.
Dengan penyerahan kapal perang KRI Halasan 630, maka TNI AL memiliki kapal perang jenis KCR sebanyak tiga unit. KRI Halasan 630 yang dikomandani oleh Mayor laut (P) Tonny Sumarno, akan beroperasi di Armada Maritim Barat (Armabar). Sebelumnya dua kapal perang, yakni KRI Sampari 628 diserahkan pada 29 Mei 2014 dan KRI Tombak 629 diserahkan pada 27 Agustus 2014. Dua KRI ini, memiliki jelajah operasi di Armada Maritim Timur (Armatim).

"Hari ini merupakan penyerahan dan peresmian KRI Halasan 630, dari PT PAL. Kapal perang ini akan dioperasikan di Armabar," kata Purnomo Yusgiantoro kepada wartawan, Rabu (17/9/2014).

Dia menambahkan, tiga kapal yang sudah diserahkan ini, merupakan rencana strategi (renstra) pertahanan 2010 - 2014. Selain ketiga kapal ini, pihaknya juga sedang memesan 15 unit KCR, yang saat ini sudah dikerjakan oleh PT PAL Indonesia. Pemesanan 18 unit KCR ini, merupakan renstra yang dibuat selama tiga renstra, dalam kurun waktu 15 tahun.

"Pembangunan 18 unit KCR sendiri dimulai pada tahun 2010,2014, 2015, 2019, 2020, dan 2024 yang akan terus dilakukan pembangunan. Tujuannya untuk memperkuat armada, apalagi presiden terpilih Joko Widodo, dalam visi-misi akan memperkuat kemaritiman Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.

Untuk perawatan, kata Menhan, akan lebih mudah dilakukan karena KCR ini buatan PT PAL Sendiri. Apalagi PT PAL memiliki divisi yang dikhususkan untuk melakukan perbaikan kapal-kapal, termasuk kapal perang milik TNI AL.

"Untuk pemeliharaannya akan dilakukan oleh PT PAL. Selain itu dengan pembuatan di dalam negeri, akan lebih mempermudah dalam perawatannya," kata dia.

Selain itu, TNI AL juga melakukan pemesanan untuk dua Kapal Perusak Kawal Rudal (PKR/frigate). Pemesanan PKR tersebut ditandai dengan pemotongan plat baja pertama (first steel cutting). Proyek pembangunan PKR ini dilakukan bekerjasama dengan galangan kapal Damen Schelde Naval Ship Building (DSNS) dari Belanda.

"Kerjasama dengan galangan kapal Belanda ini dilakukan untuk menyeimbangkan teknologi terkini pada industri perkapalan. Pasalnya, perkembangan kebutuhan kapal dan teknologinya selalu meningkat setiap tahunnya," pungkasnya. (wak/rs)

Teks Foto:
- M Firmansyah Arifin Direktur utama PT PAL Indonesia (kiri) menyerahkan miniatur kapal perang KRI Halasan 630 kepada Purnomo Yusgiantoro Menteri Pertahanan (kanan).
Read more ...

Rayakan Ultah, TNI Siapkan Kado untuk SBY

Thursday, September 18

JAKARTA - Puncak perayaan hari ulang tahun TNI ke-69 akan digelar di Komando Armada RI kawasan Timur, Dermaga Ujung, Surabaya pada 7 Oktober mendatang. Di ajang itu, TNI akan memamerkan persenjataan seperti tank dan pesawat tempur dan berbagai atraksi.

"Sekitar 18 ribu personel akan dikerahkan, baik yang upacara maupun yang ikut demonstrasi. Juga akan ada tank-tank penembakan di laut dan operasi lintas udara di Madura yang dapat disaksikan dari Ujung Dermaga," kata Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Fuad Basya, kepada wartawan, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (17/9).


Fuad menjelaskan, perayaan HUT TNI tahun ini bakal relatif berbeda dibandingkan perayaan tahun sebelumnya. Sebab, perayaan HUT TNI kali ini digelar di akhir masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Ini kado untuk Presiden SBY. Kita melepas beliau sehingga beliau ada kepuasan selama 10 tahun memimpin. TNI sudah dibangun," ucap Fuad.

Dipaparkannya pula, acara perayaan HUT TNI juga akan dihadiri oleh presiden terpilih Joko Widodo alias Jokowi. Menurut Fuad, TNI berharap Presiden SBY meminta Jokowi melanjutkan capaian-capaian positif selama ini.

"Nanti presiden terpilih Jokowi juga hadir. Mungkin (SBY, red) akan bisik-bisik, 'sudah sampai sini silakan lanjutan'. Kita melaporkan ini loh yang sudah kita lakukan, bentuk pertanggungjawaban kita. Sekaligus menepis anggapan TNI lemah," kata Fuad.

Fuad menjelaskan, berbagai atraksi akan dipamerkan dalam perayaan HUT TNI nanti. Di antaranya demonstrasi serangan udara langsung dengan sasaran di laut. Ada pula tank-tank yang akan melakukan penembakan di laut dan operasi lintas udara.

"Ada kegiatan terjun statik di laut oleh TNI AL. Pembebasan sandera di laut, bela diri militer di atas tank. Mereka nanti berkelahi di laut,” papar Fuad.

Sedangkan alutsista yang akan dipamerkan antara lain pesawat tempur F-16 dan Sukhoi, tank Leopard, panser Anoa, kapal perang, kapal selam dan lain-lain. Total, TNI akan menerjunkan 205 pesawat dalam acara itu, termasuk 139 unit pesawat milik TNI AU.

Sebelum puncak perayaan HUT, TNI telah menggelar bakti sosial dengan tema 'Cipta Kondusif dan Harmoni Nusantara'. TNI mendapat rekor MURI melalui donor darah serentak di seluruh Indonesia dengan melibatkan 69 ribu pendonor.

Selain itu, TNI menggelar pengobatan umum, operasi bibir sumbing, katarak, pembagian kaca mata, mengadakan lomba lari 10 kilometer, pembuatan berjuta - juta lubang resapan biopori di Mabes TNI dan fun bike.(fas/jpnn)
Read more ...

205 Pesawat Tempur Akan Hiasi Langit Surabaya

Thursday, September 18
JAKARTA - Peringatan HUT ke-69 TNI di Kota Pahlawan pada 7 Oktober 2014 bakal disemarakkan demonstrasi 205 pesawat militer. Namun, Mabes TNI memastikan lalu lintas udara di Bandara Internasional Juanda tidak akan lumpuh.

“Sudah ada rekayasa lalu lintas udara. Tidak menggunakan mata, tapi radar. Memang ada beberapa pengaturan pendaratan. Delay ya, tapi cancel (penerbangan) tidak ada,” terang Kadispen AU Marsma TNI Hadi Tjahajanto dalam acara Media gathering HUT ke-69 TNI di Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (17/9/2014).

Ilustrasi demo pesawat militer (foto: Okezone)


Sebanyak 205 pesawat militer yang akan dilibatkan dalam demo flying pass merupakan gabungan dari tiga matra. TNI AU selaku penanggung jawab pertunjukan di udara menerjunkan 138 unit pesawat, sisanya milik TNI AD dan AL.

“Total nanti 205 pesawat. Di samping fly pass, juga ada demo Jupiter Aero. Doakan no accident,” tuturnya.

Beberapa hari sebelum memasuki puncak acara pada 7 Oktober, dilakukan gladi bersih secara berkala, yaitu pada 2, 3, dan 4 Oktober. Hal itu dilakukan untuk memastikan semua pertunjukan berjalan lancar dan lalu lintas udara tidak terganggu.

“Pesawat tempur sudah stand by di Bandara Iswahyudi, pesawat baling-baling di Bandara Abdurrahman Saleh, Malang, dan sisanya di Bandara Juanda,” terangnya.

Selain pertunjukan udara, Kapuspen TNI Mayjen M Fuad Basya menyatakan juga ada demonstrasi bantuan tembakan kapal dari TNI AL, lalu manuver tank dari laut menembak sasaran, operasi terjun lintas udara oleh Kostrad, pembebasan sandera di laut oleh gabungan Kopassus, Marinir, dan Paskhas, hingga bela diri militer di atas tank.

“Perayaan HUT TNI sengaja kami bikin seperti ini untuk menepis anggapan masyarakat bahwa TNI lemah, kurang senjata. TNI tak seperti yang meraka kira,” tegasnya seraya menyebutkan operasional hari jadi ke-69 TNI membutuhkan dana sekira Rp20 miliar.
Read more ...

Militer "Israel" Ketahuan Menyulap Sekolah Pangkalan Militer Selama Invasi 51 Hari

Thursday, September 18
Mengutip laporan MEMO pada Selasa (16/9/2014), seorang pejabat senior PBB telah mengkonfirmasi bahwa militer “Israel” telah menggunakan sebuah sekolah di Jalur Gaza sebagai sebuah pangkalan militer selama invasi bulan Juli. Komentar minggu lalu oleh Wakil Khusus Sekretaris Jenderal untuk Anak-anak dan Konflik Bersenjata, Leila Zerrougui tersebut menguatkan laporan yang dimuat pada The Times pada 5 Agustus (‘Invaders turn abandoned school into command base’).

Saat menyampaikan diskursus Dewan Keamanan tentang fenomena anak dan konflik kekerasan bersenjata, Zerrougui mengatakan bahwa terdapat 244 sekolah, termasuk 75 sekolah UNRWA, “yang diubah oleh angkatan bersenjata Israel.” Ia juga menambahkan bahwa “satu sekolah yang telah ditinggalkan digunakan sebagai pangkalan militer oleh IDF.” Meskipun ia tidak menyebutkan nama sekolah, telah dikonfirmasi bahwa itu ditujukan pada SMK Pertanian khusus laki-laki) Hani Naim di Beit Hanoun.



Laporan The Times yang muncul awal Agustus menjelaskan secara rinci liputan setelah tentara meninggalkan sekolah. Warga “menemukan bahwa dalam empat minggu terakhir sekolah telah berubah menjadi pusat komando bagi tentara ‘Israel'”.

Puluhan peluru granat dan selongsong peluru berserakan di tengah debu batu bata dan sampah di bawah meja yang menghadap ke jendela. Amunisi kosong yang mengotori lantai kelas ‘menceritakan’ keganasan pertempuran yang dilancarkan dari sana. Shell yang ditemukan tersebar di ruang kelas adalah untuk peluncur yang bisa menembakkan granat sebanyak 300 buah per menit. Sejumlah casing dari senjata mesin otomatis yang dapat menembus dinding rumah juga ditemukan. Sisa-sisa shell artileri jenis Howitzer 155mm juga tersisa di taman bermain.”

“Penghancuran dari persenjataan berat ini telah merobek [Beit Hanoun]“, sementara “tumpukan roti ‘Israel’ yang membusuk, makanan kaleng, lotion anti-matahari dan tumpukan sikat gigi menunjukkan bahwa prajurit infanteri Brigade Nahal telah menghabiskan beberapa waktu di sana”. Tentara Israel bahkan telah “meulis nama batalyon mereka, 931 Nahal, di dinding dengan kapur berwarna pastel.”

Penggunaan sekolah Palestina sebagai basis oleh militer zionis dikomentari oleh Human Rights Watch, bahwa “angkatan bersenjata nasional dan kelompok-kelompok bersenjata sebaiknya menghentikan penggunaan sekolah untuk keperluan militer”. Selain itu LSM tersebut juga membuat pernyataan dalam konteks laporan yang lebih luas tentang serangan “Israel” terhadap sekolah Gaza, dengan fokus pada tiga insiden yang menewaskan 45 orang, termasuk 17 anak-anak. (adibahasan/arrahmah.com)
Read more ...

Militer Cina grebek sekolah al-Qur'an milik Muslim Uighur

Thursday, September 18
Dalam upayanya untuk melenyapkan identitas Islam di ujung barat Xinjiang yang dihuni oleh mayoritas Muslim, pihak berwenang Cina telah menggerebek beberapa sekolah Islam di ibukota kabupaten Urumqi dan menangkap puluhan Muslim.

“Cina berpikir bahwa orang Uighur yang sangat menjunjung tinggi agama mereka dan menggunakan internet merupakan tantangan terhadap kekuasaan Cina,” Dilxat Raxit, juru bicara Kongres Uighur Dunia, mengatakan kepada Reuters, Senin (15/9/2014).


“Sikap permusuhan Cina mungkin akan menyebabkan lebih banyak orang Uighur yang kehilangan kebebasan mereka,” tambah Raxit.

Raxit mengungkapkan kekhawatiran yang dihadapi oleh Muslim Uighur di tengah kebijakan otoritas Cina yang menekan Uighur.

Lebih dari 85 orang ditangkap dalam penggerebakan terbaru terhadap beberapa madrasah di Uighur.

Tindakan keras terhadap madrasah di Urumqi bukanlah yang pertama kalinya terjadi selama tahun ini. Pada bulan Agustus, Cina mengaku bahwa mereka telah “melepaskan” 82 anak-anak dari sekolah Islam.

Xinjiang telah otonom sejak tahun 1955, namun terus menjadi subyek tindakan keras keamanan secara besar-besaran oleh pihak berwenang Cina.

Pada bulan Agustus, pemerintah Cina telah mengeluarkan surat perintah yang melarang Muslim yang mengenakan jenggot, pakaian Islam, jilbab atau niqab untuk menggunakan bus umum di kota Karamay Xinjiang.

Sebelumnya pada bulan Juli, Cina telah melarang mahasiswa dan staf pemerintah untuk berpuasa di bulan Ramadhan. Cina juga mencoba untuk mendesak Muslimah Xinjiang untuk tidak memakai jilbab.

Saat pihak berwenang Cina melarang madrasah, atau sekolah Islam, ummat Islam di Xinjiang telah mengupayakan sekolah bawah tanah agar bisa memberikan pendidikan agama kepada anak-anak mereka.

“Hanya dalam mata pelajaran politik ada beberapa bab yang memperkenalkan agama utama di dunia, termasuk diantaranya Islam. Selain itu, tidak ada kelas agama [di Xinjiang],” kata Xiaofeng Chen, juru bicara untuk Save the Children yang berbasis di Beijing, yang menjalankan program pendidikan di Xinjiang.

Tindakan keras terbaru terhadap madrasah di Xinjiang dikecam oleh masyarakat Muslim Uighur yang menuduh Cina telah menekan praktik agama mereka.

Pemerintah telah melarang warga Uighur, terutama perempuan dan para pemuda untuk pergi masjid,, padahal mereka sangat membutuhkan untuk mengetahui ilmu agama; sedangkan banyak Muslim yang semakin tua. Jika kaum muda dilarang untuk belajar Islam, maka secara bertahap Islam akan lenyap, kata seorang wara Uighur Muslim di Urumqi, yang juga menolak untuk diidentifikasi.

(ameera/arrahmah.com)
Read more ...

Surat tentara veteran membuat para pejabat "Israel" berang

Thursday, September 18
Surat yang dikirim dari 43 cadangan veteran di unit intelijen elit “Israel” 8200 menyebabkan gelombang kemarahan di kalangan para pejabat “Israel”, termasuk presiden, perdana menteri, menteri pertahanan dan pejabat tinggi keamanan, sebagaimana dilansir oleh MEMO, Senin (15/9/2014).

Dalam surat yang dikirim kepada Perdana Menteri “Israel” Benyamin Netanyahu dan para pejabat tinggi lainnya, 43 veteran itu menulis: “Kami, veteran Unit 8200, menyatakan bahwa kami menolak untuk terlibat dalam tindakan terhadap warga Palestina dan menolak untuk dijadikan sebagai alat dalam memperluas penguasaan militer atas wilayah pendudukan.”



Mereka mengatakan bahwa militer “Israel” memanfaatkan mereka untuk melakukan praktek “penganiayaan politik” terhadap rakyat Palestina, karena mereka memata-matai semua komunikasi pribadi rakyat Palestina.

Presiden “Israel” Reuven Rivlin mengkritik keras surat itu.

“Sekelompok kecil tentara dan perwira di unit ini memfitnah mayoritas unit tersebut, yang telah bekerja untuk keamanan “Israel”.

Ketua Knesset “Israel” Yuli Edelstein-Yoel mengatakan: “Surat tentang penolakan dinas militer, yang disuarakan oleh sekelompok tentara di unit intelijen 8200, adalah deklarasi politik belaka yang menentang tentara “Israel” pada saat “Israel” sedang mengalami kritik global yang kuat. ini berarti bahwa mereka kurang memahami keadaan yang sedang yang kita alami.”

Dia menulis di Twitter: “Tindakan ini melayani agenda musuh-musuh “Israel”.”

Kepala Pertahanan dan Komite Urusan Luar Negeri di “Israel “Knesset Ze’ev Elkin mengatakan: “Ini adalah pisau di belakang Angkatan Pertahanan “Israel” … Penandatangan surat ini tidak ambil bagian dalam Perang Gaza dan mereka tidak kenal dengan fakta-fakta.”

Sementara itu, wakil dari Partai Buruh Merav Michaeli mengatakan kepada Radio “Israel” bahwa “penolakan dinas militer bukanlah cara yang tepat [untuk memprotes], tetapi ini penting untuk memeriksa alasan-alasan yang mendorong mereka untuk menjalani dilema ini.”

Telah dilaporkan baru-baru ini bahwa penolakan dinas militer di kalangan tentara “Israel” terjadi beberapa kali baru-baru ini. Selama perang “Israel” di Gaza, sekelompok tentara melakukan protes dengan menghabiskan hari-harinya di dalam tank dan yang lainnya menolak untuk terlibat dalam pertempuran darat.

(ameera/arrahmah.com)
Read more ...

Kelompok Al Qaeda Cabang India Serang kapal induk AL Amerika Serikat

Wednesday, September 17
SRIPOKU.COM, ISLAMABAD — Kelompok Al Qaeda cabang India yang baru saja dibentuk gagal total dalam serangan pertamanya setelah menyerang sebuah fregat AL Pakistan yang disangka sebagai kapal induk AL Amerika Serikat.

Sebanyak 10 orang anggota Al Qaeda India bersenjata lengkap berencana menyerang sebuah kapal perang AS di Pelabuhan Karachi, Pakistan, tetapi yang ditemui di sana adalah sebuah fregat milik AL Pakistan.


AP PHOTO
Kapal induk bertenaga nuklir milik AL Amerika Serikat, USS George Washington.


Di tengah kebingungan itu, dengan mudah, para anggota Al Qaeda itu dilumpuhkan sebelum melakukan serangannya. Dalam baku tembak, tiga militan tewas dan tujuh sisanya ditahan.

Meski gagal dalam melakukan aksinya yang digelar pada 6 September lalu itu, Al Qaeda India tetap menyatakan bertanggung jawab. Al Qaeda menambahkan, semua anggotanya yang terlibat serangan itu adalah mantan anggota AL Pakistan.

"Para perwira angkatan laut yang tewas pada serangan di Karachi itu adalah anggota Al Qaeda. Mereka mencoba menyerang marinir AS dan para kroninya," ujar Al Qaeda dalam pernyataan resminya.

"Anggota militer Pakistan yang tewas karena membela musuh Islam dikutuk masuk neraka," tambah Al Qaeda.

Para penyerang itu sebenarnya berniat menyerang kapal induk USS George Washington yang diyakini berada di perairan Pakistan pada hari penyerangan itu. Ternyata, kapal induk itu sudah berlayar menuju Jepang sehari sebelum serangan itu digelar.
Read more ...

Dahlan-DPR Rapat 20 Menit, BUMN Ini Dapat Rp 1,5 T Untuk Bikin Kapal Selam

Wednesday, September 17
Jakarta -Rapat kerja Menteri BUMN Dahlan Iskan dengan Komisi VI DPR hari ini menyetujui pemberian dana segar, berupa penyertaan modal negara (PMN) Rp 1,5 triliun kepada PT PAL Indonesia (Persero).

Berlangsung singkat 20 menit, rapat dimulai pukul 20.00 WIB. Dana Rp 1,5 triliun ini diberikan dalam bentuk tunai, untuk proyek pembuatan kapal selam pertama.

Adapun suntikan modal untuk PAL, akan masuk dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015. Kapal selam akan dibuat PAL di fasilitas miliknya yang berlokasi di Surabaya.




"Komisi VI dapat menyetujui usulan PMN dalam RAPBN 2015 sesuai surat Menteri BUMN kepada PAL senilai Rp 1,5 triliun dalam bentuk tunai, untuk pembangunan fasilitas kapal selam, dan penyediaan sumber daya manusia untuk bangun kapal selam," kata Ketua Komisi VI DPR, Airlangga Hertarto dalam rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (16/9/2014).

PAL membutuhkan total dana Rp 2,5 triliun untuk pengembangan kapal selam ini. Namun untuk tahun depan, dana yang disetujui baru mencapai Rp 1,5 triliun.

Uang ini, rencananya digunakan untuk membangun fasilitas pengambungan kapal selam, pembelian peralatan produksi, dan lain-lain yang menunjang pembangunan kapal selam tersebut.
Read more ...

Boeing rancang pesawat antariksa untuk Nasa

Wednesday, September 17

SpaceX dan Boeing harus menyelesaikan pesawat mereka pada 2017

Badan antariksa AS Nasa memilih dua perusahaan yang diharapkan dapat membawa astronot negara itu kembali ke antariksa.

Nasa memberikan kontrak US$6,2 miliar kepada Boeing dan SpaceX, untuk membantu mereka menyelesaikan pembuatan kapsul awak terbaru.


Sejak pesawat ulang alik dipensiunkan pada 2011, Amerika mengandalkan Rusia dan wahana Soyuz milik mereka untuk transportasi ke Stasiun Antariksa Internasional.

Boeing dan SpaceX harus menyelesaikan pesawat berkapasitas tujuh awak itu pada akhir 2017.

Perdebatan terhadap tindakan Moskow di Ukraina membuat perjanjian dengan Soyuz menjadi tidak mengenakkan bagi Washington.

Selain itu harga yang diterapkan Moskow untuk setiap kursi astronot kini bertambah menjadi US$70 juta. Para pejabat Amerika menilai kebijakan harga ini tidak masuk akal.

"Sejak hari pertama, pemerintahan Obama telah menegaskan bahwa negara paling hebat di Bumi tidak boleh bergantung pada negara lain untuk pergi ke antariksa," kata Administrator Nasa Charlie Bolden kepada wartawan.
Read more ...